| Pengenalan PLC |
| Written by Mada Jimmy | |
| Monday, 27 March 2006 20:04 | |
|
Pengenalan PLC (Programmable Logic Controller ) Input Scanning : menerima masukan (input) dari input device (mis. Switch, sensor ), Penggunaan PLC di industri dimaksudkan untuk menggantikan penggunaan rangkaian relay dan timer. Keuntungan penggunaan PLC antara lain :
Secara umum PLC dibagi menjadi tiga bagian yaitu modul input, CPU dan modul output. Modul Input dipakai sebagai alat penghubung antara input device (sensor, switch, push button, dan lain-lain) dengan CPU. Sedangkan output modul untuk penghubung antara CPU dengan output device, yaitu suatu peralatan yang dijalankan / dikontrol oleh PLC. Alat yang termasuk output device antara lain : motor, solenoid, lampu, relay ataupun suatu alat pengendali (controller) yang lain. Modul input dan output ini disebut juga bagian I/O (Input / Output). Pada PLC yang bersifat moduler, bagian ini dapat dilepas. Sedangkan pada PLC yang tidak moduler, bagian ini menjadi satu dengan PLC itu sendiri. CPU merupakan jantung PLC, tempat pemrosesan data input dan pengolahan perintah ke output sesuai dengan program yang ada.
Pemrograman PLC Seperti halnya sebuah komputer, PLC memerlukan program untuk bekerja sebagaimana yang kita inginkan. Untuk dapat berinteraksi antara pengguna dan PLC, maka diciptakalah suatu bahasa yang dapat dimengerti oleh keduanya. Setiap produsen PLC menciptakan bahasa tersendiri untuk setiap model PLC.
Bahasa yang umum digunakan untuk pemrograman PLC antara lain Ladder diagram. Seperti dengan namanya (ladder=anak tangga), jenis bahasa ini berupa rangkaian skematis yang berbentuk seperti tangga, dimana terdapat dua garis vertikal utama yang menunjukkan garis daya (power line) dan terdapat serangkaian simbol yang disusun secara horisontal. Setiap instruksi pada diagram anak tangga dinyatakan dalam simbol yang mirip dengan rangkaian listrik. Pada daftar berikut terdapat instruksi ladder diagram yang sering digunakan untuk pemrograman sederhana (tidak termasuk instruksi timer, counter dan fungsi lainnya). Dalam pemakaian instruksi ini, harus selalu diikuti oleh nomor referensi / alamat di atasnya. Tidak semua merk memiliki penomoran referensi yang sama. Namun untuk memudahkan, dalam artikel ini kita menggunakan referensi Ixxx untuk menyatakan Input nomor xxx dan Qxxx untuk menyatakan Output nomor xxx. Instruksi Kontak dan Koil
|
|
| Last Updated on Monday, 06 July 2009 01:21 |


